TANAMAN HIAS ANGGREK

TANAMAN HIAS ANGGREK

  1. Pengertian

Nama tanaman anggrek Dendrobium berasal dari Bahasa Yunani dendron artinya pohon dan bios artinya hidup: ‘yang hidup di pohon.’ Dendrobium pertama ditemukan oleh Olof Swartz pada tahun1799. Sekarang sudah dikenal sekitar 1.200 spesies anggrek Dendrobium. Namun, angka ini masih akan terus berubah karena ada saja spesis baru yang didaftarkan, serta ada pula yang dipindahkan ke dalam genus lain. Ada yang tumbuh di atas pegunungan di Himalaya, ada pula yg hidup di pesisir pulau-pulau kecil; banyak yang tumbuh subur di hutan-hutan lembab di tepi sungai, namun tak sedikit pula yang di padang pasir kering di Ausralia. Tidak cuma menempel di atas pohon kayu, tapi bahkan pada tebing dan batu maupun pasir.Tapi, yang terbanyak di antaranya terdapat di Indonesia. Dendrobium adalah salah satu marga anggrekepifityang biasa digunakan sebagai tanaman hias ruang atau taman. Bunganya sangat bervariasi dan indah.Dendrobium relatif mudah dipelihara dan berbunga.

Cara Budidaya

  1. Syarat Tumbuh Tanaman Anggrek

Ø  Iklim

1)      Angin tidak dan curah hujan terlalu berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman anggrek.

2)      Sinar matahari sangat dibutuhkan sekali bagi tanaman ini. Kebutuhan cahaya berbeda-beda tergantung pada jenis tanaman anggrek.

3)      Suhu minimum untuk pertumbuhan anggrek adalah 12,7 derajat C. Jika suhu udara malam berada di bawah 12,7 derajat C, maka daerah tersebut tidak dianjurkan untuk ditanam anggrek (di dataran tinggi Dieng).

4)      Tanaman anggrek tidak cocok dalam suasana basah terus menerus, akan tetapi menyukai kelembaban udara di siang hari 65-70 %.

Ø  Media Tanam

1)      Untuk anggrek Semi Epirit yang akarnya menempel pada media untuk mencari makanan, perlu diberi makanan tambahan seperti kompos, pupuk kandang/daun- daunan.

2)      Media untuk anggrek Terrestria. Jenis anggrek ini hidup di tanah maka perlu ditambah pupuk kompos, sekam, pupuk kandang, darah binatang, serat pakis dan lainnya.

3)      Media untuk anggrek semi Terrestria. Bahan  untuk  media  anggrek  ini  perlu pecahan  genteng  yang  agak  besar, ditambah pupuk kandang sekam/serutan kayu. Dipakai media  pecahan genting, serabut kayu, serat pakis dan lainnya. Derajat keasaman air tanah yang dipakai adalah 5,2.

Ø   Ketinggian Tempat

1)         Anggrek panas (ketinggian 0-650 m dpl)

2)         Anggrek sedang (ketinggian 150-1500 m dpl)

3)         Anggrek dingin (lebih dari 1500 m dpl)

  1. Pembibitan

1)      Persyaratan Bibit : Bibit anggrek yg baik, sehat & unggul mempunyai beberapa ciri, yaitu: bentuk batang kuat, pertumbuhan pesat, daun subur, bunga lebat & indah.

2)      Penyebaran Biji : Bibit anggrek b’asal dr biji yg disemaikan. Adapun penyebaran biji anggrek sbg berikut:

  1. Peralatan yg digunakan utk penyebaran biji harus b’sih.
  2. Mensterilkan biji : Sebelum biji disebar harus disterilkan dulu dengan 10 gram kaporit dilarutkan dlm 100 cc air kemudian saring kertas filter, dimasukkan ke dlm botol. Biji dimasukan dlm botol & digojog 10 menit. (biji anggrek yg semula kuning kecoklatan b’ubah warna menjadi kehijauan). Kemudian air dibuang & diganti dengan aquades, digojog b’ulang kali (2–3 kali).
  3. Penyebaran biji anggrek : Botol-botol yg tlah disterilkan dpt digunakan utk menyebaran biji anggrek. Sebelum botol dibuka, leher botol dipanaskan di atas lampu spritus utk menghilangkan kuman. utk memasukan biji anggrek ke dlm botol digunakan pipet yg dibersihkan dulu dengan cara pemanasan di atas lampu spritus sampai merah kemudian dicelup kedalam spritus. Botol yg tlah t’buka kemudian diisi biji anggrek & diratakan keseluruh permukaan alas makanan yg tlah disediakan. Sebelum botol ditutup kita panaskan lagi di atas spritus kemudian ditutup kembali.

Baca juga: