SEJARAH AWAL PERJANJIAN SARAGOSA

SEJARAH AWAL PERJANJIAN SARAGOSA

SEJARAH AWAL PERJANJIAN SARAGOSA

SEJARAH AWAL PERJANJIAN SARAGOSA

Latar belakang adanya perjanjian Saragosa adalah

perpanjangan dari perjanjian Tordesillas pada tahun 1494 yang hanya menghasilkan kesepakatan sementara. Pertikaian Spanyol dan Portugis memang sudah sejak lama terjadi jauh sebelum memperebutkan kepulauan Maluku di Indonesia.

Konflik yang muncul antara Portugal dan Spanyol sendiri berupa pengambilan wilayah yang tidak sesuai dengan yang ditetapkan oleh Perjanjian Tordesillas. Selama dua dekade pertama abad ke-16, konflik muncul antara kedua negara.

Bagi orang-orang Spanyol, untuk mencapai Maluku, menavigasi ke barat relatif mudah, tetapi kembali ke Meksiko dan itu adalah rute yang sulit dan hampir mustahil untuk diselesaikan. Kemudian masalah lebih lanjut adalah mengenai ekspansi kekaisaran Spanyol dan Portugal yang memberlakukan kesepakatan.

Perjanjian yang ditandatangani 5 April 1529, di kota Spanyol Zaragoza ini menentukan bahwa garis pengaruh Portugis akan ditandai di sebelah timur Maluku, garis yang pada saat itu diyakini melewati dekat Kepulauan Mariana.

Spanyolpun memberikan pembatalan perjanjian jika ada bukti yang ditemukan bahwa Maluku terletak di sebelah timur antimeridian. Sebagai imbalannya, João III akan segera membayar lebih dari 350.000 dukat dan uang muka atas tawaran awalnya sebesar 200.000.

Kemudian pada tanggal 22 April 1529 kedua negara berusaha mengklarifikasi Perjanjian Tordesillas dari tahun 1494 antara Spanyol dan Portugal.

Lagi-lagi perjanjian ini berusaha untuk memperjelas batas-batas sebelumnya yang disepakati hanya antara dua negara, Spanyol dan Portugal, ditambah batas-batas sebelumnya. Semua tanah masih akan dibagi antara kedua negara, dengan Filipina dan Amerika Utara ke Spanyol, dan Maluku ke Portugal.


Sumber: https://www.rajanego.co.id/heroes-of-destiny-apk/