Perubahan Sosial Pada Kasepuhan Sinar Resmi

Perubahan Sosial Pada Kasepuhan Sinar Resmi

Perubahan Sosial

Perubahan Sosial Pada Kasepuhan Sinar Resmi– Setiap masyarakat manusia di dunia ini pasti mengalami perubahan-perubahan dalam hidupnya, perubahan yang terjadi juga bervariasi dalam bentuknya. Perubahan tersebut mungkin terjadi sekali seumur hidup tetapi akan membawa dampak yang kurang berasa maupun yang besar sekalipun. Pada awalnya kasepuhanSinar Resmi ini bersifat nomaden yang berpindah-pindah tempat, dari fenomena nomaden inilah mengakibatkan terganggunya administrasi kepemerintahan karena membuat aparatur-aparatur kesulitan untuk melakukan pendataan terhadap penduduk desa, dari fenomena inilah pemerintah membuat kebijakan yang menyekat pamekaran desa menjadi lima bagian, dari yang tadinya hanya satu desa menjadi lima desa, dan membuat peraturan kepada warga desa yang berkeinginan untuk pindah harus meminta surat keterangan kepada lembaga pemerintah.
Perubahan Sosial Pada Kasepuhan Sinar Resmi

Kebijakan Pemerintah

Dari kebijakan-kebijakan pemerintah, timbul kebijakan yang mengatur akan hak kepemilikan tanah di kasepuhan sinarresmi, yang pada awal nya hak kepemilikan tanah tersebut bersifat tanah leluhur(komunal) tetua adat sinar resmi yang bisa dipakai atau digarap oleh siapa pun yang ingin mempergunakannya akan tetapi tidak bisa mengganti hak milik pribadi, dari situlah tanah tersebut diharuskan mempunyai sertifikat atas kepemilikan tanah, karena jika tidak memiliki sertifikat hak milik tanah, maka pemerintah menganggap tanah tersebut illegal, dan akan diambil hak kepemilikan tanah tersebut menjadi hak milik negara, serta harus membayar pajak.Seiring berjalannya waktu dan meningkatnya kebutuhan masyarakat mendesak mereka untuk menjual tanahnya.Akan tetapi jika ingin menjual tanahnya, tanah tersebut harus dijual kepada masyarakat kasepuhan itu saja.

Dalam Segi Pertanian

Dari segi pertanian awalnya warga bercocok tanam tidak menggunakan pupuk, kemudian dipaksa oleh pemerintah untuk menggunakan pupuk organic orea SP36 berdasarkan undang- undang pokok Agraria pada tahun 1990.
Pada awalnya rumah yang berada di Kasepuhan Sinar Resmi berbentuk rumah adat tradisional lalu kemudian terjadi peristiwa kebakaran di beberapa rumah yang ada di Kasepuhan tersebut.Setelah terjadinya kebakaran pemerintah memberikan bantuan kepada masyarakat yang rumahnya rusak karena terbakar namun bantuannya bukan berupa uang melainkan bahan bangunan seperti plafon, genteng, semen dll.Itulah sesbabnya sekarang beberapa rumah warga terlihat berbeda dari rumah adat aslinya.Dan juga untuk MCK itu awalnya menggunaka MCK secara komunal, lalu baru setelah itu ada bantuan sumbangan kloset/jamban keluarga di rumah masing-masing.
Semenjak dibangunnya jalan baru oleh pemerintah untuk memudahkan akses keluar masuk desa akan tetapi dengan dibangunnya jalan tersebut berdampak dengan berubahnya perilaku remaja di Kasepuhan Sinar Resmi. Tadinya remaja itu biasa bermain di dalam desa saja akan tetapi sekarang semenjak ada jalan baaru mereka lebih sering main ke luar dan ingin memiliki kendaraan bermotor dan itu juga mempengaruhin pada keadaan ekonomi keluarga karena tidak semuanya bisa membeli motor.
Dalam bidang tekhnologi, dahulu masyarakat Kasepuhan Sinar Resmi belum mengenal alat telekomunikasi seperti telepon dan atau handphone yang sekarang sudah banyak dimilki setiap warganya. Namun, disini alat telekomunikasi masih banyak kendala yang menghambat dalam perkembangannya , diantaranya masih kurangnya jaringan telepon. Kemajuan tekhnologi berupa internet masih sangat jauh dari kemajuan, internet hanya bisa diakses melalui telepon selular saja.
Masyarakat juga sudahmulai menggunakan perabotan rumah tangga modern seperti, mesin cuci, TV, radio, kompor gas, wc duduk, teko dll. Lalu untuk penggunaan teknologi masyrakat sudah menggunakan media informasi melalui televisi dan radio, beberapa yang lainnya sudah menggunakan gadget dan internet.Sertasebagian masyarakat Desa Kasepuhan Sinar Resmi sekarang juga memiliki kendaraan bermotor sebagai alat transportasi mereka, bahkan ada yang memiliki mobil.
Karena ada beberapa warga yang sudah keluar untuk bekerja di luar kota ketika mereka kembali bisa membawa gaya hidup masyarakat kota khususnya dalam berpenampilan dan berpakaian. Seperti sudah ada yang mewarnai rambut, yang laki-laki memakai anting, dan sudah berpakian seperti masyarakat kota.
Beberapa perubahan diatas disebabkan oleh adanya masyarakat yang sudah sadar pendidikan, karena pendidikan tersebut memicu keinginan masyarakat untuk berubah, dan banyaknya warga desa yang keluar kota untuk bekerja atau melanjutkan pendidikan,serta adanya pengaruh dari informasi tentang dunia luar yang tentunya sebelum masuk masyarakat menyeleksi informasi yang ada sebelum diaplikasikan,karena mau tidak mau masyarakat harus sedikit demi sedikit mengikuti perkembangan zaman.Disamping pendidikan formal, masyarakat juga masih tetap mengajarkan pendidikan dalam keluarga untuk menanamkan nilai dan norma serta etika dalam bermasyarakat.
Masyarakat Kasepuhan Sinar Resmi masih memegang teguh nilai-nilai yang di anut.Walaupun perkembangan zaman semakin maju tidak mempengaruhi dalam nilai-nilai kemasyarakatan yang ada di masyarakat desaKasepuhan Sinar Resmi.Dalam bidang Kebudayaan, Kasepuhan Sinar Resmi memiliki banyak sekali kebudaayaan yang sudah melekat pada diri masyarakat tersebut.Mulai dari mitos, kesenian, religi, ritual, dan tradisi.