Perilaku berkuasa

Perilaku berkuasa

Perilaku berkuasa

Perilaku berkuasa
Wujudnya anak suka meminta,memerintah,mengancam,dan memaksa teman sebayanya.penyebab anak berperilaku berkuasa karena dirumah ia anak tunggal,orang tua yang selalu menuruti keinginan anaknya.
Solusi untuk anak yang sering merasa berkuasa dimana pun ia berada, diberikan jeraan agar anak merasa bagaiman teman-temannya selama ini ia tindis dengan rasa berkuasanya.

5.       Perilaku merusak

Pada umumnya anak yang berperilaku merusak ia akan membanting dan melemparkan barang-barang yang ada disekitarnya disaat keinginannya tidak terpenuhi.hal ini disebabkan oleh perilaku kasar dari lingkungan rumah.berperilaku bagi anak usia dini sebenarnya rasa ingin tahu anak sangat tinggi,biasanya anak ini sering membongkar mainannya sendiri.
Solusi untuk anak yang sering merusak apapun ketika ia marah, meberikan pengertian kalo barang yang ia rusak maupun yang ingin ia banting itu begitu berharga. Karna memang tidak baik kalo ingin merusak benda-benda yang masih bisa ia gunakan. Misalnya mainan kesanganya.
6.      Tingkah laku agresif
Merupakan tingkah laku mnyerang baik secara fisik maupun verbal atau berupa ancaman yang disebabkan karena adanya rasa permusuhan. Penyebab anak agresif diantarnya karena terkekang, reaksi emosi terhadap frustasi karena dilarang melakukan sesuatu peniruan dari orang dewasa. Hal ini dapat terjadi karena, pada keluarga anak agresif justru dihargai. Tingkah laku otang tua juga merupakan model yang paling efektif bagi anak. Dengan kata lain, anak menjadi agresif karena mencontoh orang tuanya.sejak dini anak sudah bisa menangkap acara di tv. Acara televisipun memberinya ide untuk bertingkah laku agresif. Jika anak meniru adegan yang ditontonnya, katakanlah dengan tegas bahwa hal itu tidak boleh dilakukan, perlu dijelaskan bahwa kemarahan yang diungkapkan melalui serangan itu merupakan perilaku yang tidak bisa diterima umum, ucapkan pesan tersebut secara berulang-ulang.
Solusi untuk anak yang sangat agresif yaitu, dalam ahal melarang, berikan kelonggaran saat ia inginnya bermain atau melakukan sesuatu, janagn terlalu dilarang utnuk melakukan sesuatu, karena dimasa pertumbuhan anak-anak akan banyak berman, tapi disaat ia main ia juga akan belajar abagaimana melakukan permainan yang sedang ia mainkan.