Penyakit Jantung Bisa Menyerang Anak, Benarkah?

Penyakit Jantung Bisa Menyerang Anak, Benarkah? – Penyakit jantung tidak hanya dirasakan orang dewasa, namun dapat menyerang anak-anak. Mereka pun tidak terhindarkan dari risiko penyakit jantung.

Bahkan, kelainan jantung bawaan dapat dialami anak ketika masih dalam kandungan. Penyakit jantung yang terjadi semenjak dalam kandungan anda kenal sebagai penyakit jantung bawaan.

Ada pula penyakit yang menyerang anak dan mengakibatkan terjadi kelainan di jantung. Jenis kelainan format jantung pada bayi atau anak paling bervariasi dan menimbulkan fenomena klinis yang pelbagai mulai dari ringan, seperti gampang lelah, tidak jarang infeksi drainase nafas, berat badan susah bertambah, bahkan sesak atau terlihat biru.

“Untuk mengejar lebih dini penyakit jantung bawaan, maka orang tua disuruh untuk dapat mengamati tersebut. Sedangkan dari segi medis, pengecekan rontgen dada dan ekokardiografi bisa menunjang guna menilai jenis penyakit jantung tersebut,” ujar Dokter Spesialis Anak Konsultan Kardiologi Anak Rumah Sakit Evasari Awal Bros, Dr.

Nuvi Nusarintowati, Sp.A (K). Ada pelbagai jenis kelainan jantung bawaan yang rentan dirasakan anak-anak, antara lain ialah sekat bilik jantung berlubang (Ventracular Septal Defect/VSD), penyusutan katup paru (Pulmonary Stenosis/PS), sekat serambi jantung berlubang (Atrial Septal Defect/ASD), dan tetralogi fallot (Tetralogy of Falot/TOF).

Dr. Nuvi menyarankan supaya para orang tua mulai mengawal kesehatan jantung anak dibuka dari sekarang, yakni dengan melakukan sekian banyak hal pencegahan. Sebut saja menyimak bahan makanan yang dikonsumsi masing-masing hari, mengawal pola tidur, dan hidup aktif, yaitu dengan melakukan kegiatan sehat, laksana rutin berolahraga dan lainnya.

Karena kesehatan jantung anak ialah sebuah investasi di masa mendatang untuk dapat meraih mimpi mereka. “Sampaikan kekhawatiran orang tua laksana berat tidak naik, tidak jarang batuk pilek, atau tidak jarang tampak lelah, dan tidak boleh lupa tanyakan apakah terdapat kelainan pada jantungnya,” kata dr.

Nuvi menganjurkan. Bagi tata seperti penyakit jantung bawaan (PJB) pada anak, dokter akan mengecek secara lengkap termasuk mengerjakan rontgen dada. Bila lantas dokter mengasumsikan ada kelainan jantung, maka akan dibutuhkan pemeriksaan ekokardiografi.

Jenis dan variasi PJB anak sendiri paling luas dan dapat terjadi kombinasi kelainan yang diderita seorang anak. Bahkan, pada sebuah jenis kelainan yang sama, derajat keparahannya juga bervariasi dari sangat enteng sampai paling berat.

Koreksi kelainan jantung paling tergantung pada kelainan PJB yang ditemukan dan tidak semuanya dilaksanakan dengan operasi. Ada sejumlah kelainan yang dapat diperbaiki dengan jalan intervensi di ruang kateterisasi jantung.

Baca Juga: