Pemerintah Semakin Sering Minta Data Pelanggan Apple

Pemerintah Semakin Sering Minta Data Pelanggan Apple

Pemerintah Semakin Sering Minta Data Pelanggan Apple

Pemerintah Semakin Sering Minta Data Pelanggan Apple
Pemerintah Semakin Sering Minta Data Pelanggan Apple

PADA hari Senin lalu, Apple mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan setidaknya satu surat keamanan nasional rahasia dari pemerintah Amerika Serikat, meminta informasi pribadi seorang pelanggan. Kabar ini muncul dalam laporan transparansi yang Apple keluarkan setiap satu semester.

Sama seperti kebanyakan surat kemanan nasional, perintah untuk memberikan data pelanggan ini juga disertai dengan perintah yang melarang perusahaan atau pihak lain untuk menyebarluaskan konten surat tersebut, termasuk pada pelanggan yang datanya diminta, lapor ZDNet.

Apple tidak menjelaskan kapan mereka mendapatkan surat tersebut.

Selain itu, mereka juga tidak tahu apa yang pemerintah inginkan dari data pelanggan yang mereka minta. Menurut hukum yang berlaku, surat keamanan nasional memungkinkan pemerintah untuk mendapatkan metadata tapi bukan isi telepon, email atau pesan.

Selain itu, Apple juga mempublikasikan fakta bahwa adanya kenaikan dalam permintaan data perangkat. Menurut laporan Apple, jumlah perangkat yang datanya diminta oleh pemerintah AS meningkat hingga hampir dua kali lipat.

Dalam periode Juli-Desember tahun lalu, pemerintah membuat 4.254 permintaan

dari data pada 20.013 perangkat, naik hampir dua kali lipat dari 4.822 permintaan untuk data dari 10.260 perangkat pada periode Januari-Juni.

Apple menyebutkan, dari semua kasus, mereka menyerahkan data

yang diminta dalam 75 persen kasus, sama seperti dalam semester pertama tahun lalu. Apple juga mendapatkan sekitar 5.750-5.999 perintah keamanan nasional yang memengaruhi 4.750-4.999 akun, naik dua kali lipat dari semester pertama tahun lalu. (mtvn/OL-7)

Baca Juga :