Pemahaman Investasi Reksa Dana Masih Kurang

Pemahaman Investasi Reksa Dana Masih Kurang

Pemahaman Investasi Reksa Dana Masih Kurang

Pemahaman Investasi Reksa Dana Masih Kurang
Pemahaman Investasi Reksa Dana Masih Kurang

BANDUNG – Presiden Direktur Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI)

, Legowo Kusumonegoro, mengatakan untuk melakukan perencanaan keuangan, banyak pilihan yang dapat dilakukan oleh masyarakat.

“Survey menunjukkan, mayoritas memilih menyimpan dananya pada perbankan, baik bentuk tabungan, maupun deposito,” tandas Legowo, pada Edukasi Finansial di Kantor Pemasaran Manulife, Jalan Asia Afrika Bandung.

Padahal, lanjutnya, banyak produk keuangan bagi masyarakat untuk berinvestasi

, tidak hanya berupa tabungan atau deposito. Satu di
antaranya, sebut dia, adalah reksa dana. Lebih memilih tabungan dan deposito daripada reksa dana karena masih banyak yang belum memahami apa dan bagaimana berinvestasi reksa dana.

Sebenarnya, banyak hal positif jika seseorang berinvestasi melalui reksa dana. Menurutnya, seseorang yang berinvestasi pada reksa dana, dapat meraih hasil pengembangannya tanpa biaya potongan apa pun, termasuk free tax.

Selain itu, katanya, jika berinvestasi pada reksa dana,

seorang nasabah dapat melakukan pencairan dananya kapan saja. Ini, lanjutnya, berbeda dengan deposito, yang pencairannya berdasarkan tenggat waktu tertentu.

Namun, katanya, publik pun perlu teliti memilih perusahaan untuk berinvestasi. Di antaranya, perusahaan investasi itu memang terdaftar atau resmi dan berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). jo

 

Baca Juga :