LATAR BELAKANG PERJANJIAN SARAGOSA

LATAR BELAKANG PERJANJIAN SARAGOSA

LATAR BELAKANG PERJANJIAN SARAGOSA

LATAR BELAKANG PERJANJIAN SARAGOSA

Sementara itu latar belakang adanya perjanjian Saragosa

kembali ditegaskan ketika antara kedua negara seperti Spanyol dan Maluku sama-sama ingin memonopoli perdagangan rempah-rempah yang ada di pulau Maluku.

Sekitar tahun 1512 bangsa Portugis yang dipimpin oleh Fransisco Serrao kala itu tiba di Ternate, Maluku kemudian disambut hangat oleh Raja Ternate. Ada dua kerajaan di Maluku saat itu yang sedang dalam masa kejayaan yaitu Ternate dan Tidore. Dua kerajaan ini sedang mengalami pertikaian dan Portugis sendiri memilih bekerjasama dengan Kerajaan Ternate.

Sayangnya kehadiran Portugis yang datang ke Maluku mengacaukan wilayah ini dengan melakukan monopoli perdagangan. Bangsa Portugis juga melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan terhadap rakyat dengan bertindak kejam.

Portugis benar-benar ingin menguasai wilayah Maluku dengan segala kesewenang-wenangan yang mereka lakukan terhadap rakyat Maluku. Atas perlakukan yang tidak menyenangkan dari Portugis inilah yang kemudian memicu pertikaian di antara Ternate dan Portugis dan kerjasama yang tadinya berjalan baik menjadi semakin memburuk.

Puncaknya, permusuhan itu meledak ketika dengan cara yang licik Portugis membunuh raja Ternate saat itu yakni Sultan Hairun. Pertikaian antara Portugis dan Ternatepun bermulai dan semakin memanas ketika pada tahun 1521 bangsa Spanyol tiba di kerajaan Tidore dengan tujuan yang sama yakni memonopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku.

Maka dengan datangnya Spanyol dan bekerjasama dengan kerajaaan Tidore ini memicu komflik antara Spanyol dengan Portugis untuk menguasai perdagangan monopoli di Maluku. Kemudian pada tanggal 22 April 1529 dibentuklah perjanjian Saragosa untuk mengatur kembali peta wilayah yang dikuasai oleh kedua negara ini.


Sumber: https://www.r9racinggeneration.co.id/transport-tycoon-apk/