Kecemerlangan Ilmu Ibnu Abbas r.a

Kecemerlangan Ilmu Ibnu Abbas r.a

Suatu dikala Kaisar Romawi menulis surat kepada Muawiyah r.a,

“Salam sejahtera kita sampaikan kepada Anda. Kami mohon kiranya Anda memberitahukan kepada kita apa ucapan yang paling disenang oleh Tuhan Allah, kedua, ketiga, keempat, dan kelima?

Siapa hamba yang paling mulia dan wanita yang paling mulia bagi-Nya?

Apa empat perkara yang di dalamnya terdapat roh, tapi tidak bersemayam didalam rahim?

Kubur manakah yang berjalan sambil membawa penghuni kuburnya?”

Muawiyah r.a. dibuat pusing tujuh keliling bersama pertanyaan-pertanyaan tersebut. la tidak menduga bakal mendapat pertanyaan layaknya itu. Bahkan, karena jengkelnya sesudah itu ia berkata, “Ya Allah, laknatlah dia! Aku tidak memahami apa jawabannya!”

Meskipun demikian, Muawiyah juga selamanya berpikir dan mencari jalan keluarnya. Barangkali tersedia yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Kaisar Romawi itu.

Tidak lama sesudah itu ia teringat bersama Ibnu Abbas r.a. yang terkenal bakal kepandaiannya. la menghendaki Ibnu Abbas bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan selanjutnya bersama benar. Oleh karena itu, ia segera mengutus seseorang untuk memanggilnya.

Ketika Ibnu Abbas r.a. udah berhadapan bersama Muawiyah r.a., ia diserahi surat dari Kaisar Romawi untuk dimintai pendapatnya. Ibnu Abbas pun segera membaca dan memahami mengisi surat dari Kaisar Romawi tersebut. la tersenyum menyaksikan surat itu, lantas bersama gampang Ibnu Abbas r.a. menjawab tiap tiap pertanyaan yang diajukan oleh Kaisar.

“Apa ucapan yang paling disenangi oleh Tuhan Allah, kedua, ketiga, keempat, dan kelima? Ucapan yang paling disukai Allah SWT adalah La ilaha illallah (tidak tersedia Tuhan tak hanya Allah). Tidak bakal di terima suatu amal tingkah laku tanpa landasan kata-kata itu. Itulah ucapan yang menyelamatkan. Kedua adalah Subhanallah (Mahasuci Allah), ucapan ini adalah langkah shalat seluruh makhluk Allah. Ketiga adalah Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah), ucapan syukur. Keempat adalah Allahu Akbar (Allah Maha besar), yakni ucapan pembuka seluruh shalat, sujud, dan ruku’. Kelima adalah La haula wala quwwata illa billah (Tidak tersedia kebolehan tak hanya dari Allah).”

Ibnu Abbas r.a. menjawab pertanyaan berikutnya, “Siapa hamba yang paling mulia dan wanita yang paling mulia bagi-Nya? Hamba yang paling mulia adalah Adam a.s. yang diciptakan bersama tangan-Nya dan Dia mengajarinya nama-nama seluruh yang ada. Adapun wanita yang paling mulia adalah Maryam, wanita suci.”

Kemudian pertanyaan berikutnya, “Apa empat perkara yang di dalamnya terdapat roh, tapi tidak bersemayam didalam rahim? Empat perihal yang tidak berasal dari rahim adalah Adam a.s, Hawa r.a, Tongkat Nabi Musa yang berubah jadi ular, dan domba kurban Nabi Ibrahim a.s.”

Berikutnya, “Kubur manakah yang berjalan sambit membawa penghuni kuburnya? Kubur itu adalah perut paus yang di dalamnya terdapat Nabi Yunus a.s.”

Sumber : https://tutorialbahasainggris.co.id/

Baca Juga :