kebebasan kita untuk membangun Koperasi

kebebasan kita untuk membangun Koperasi

kebebasan kita untuk membangun Koperasi

kebebasan kita untuk membangun Koperasi
kebebasan kita untuk membangun Koperasi

ada kita dijamin kebebasan kita untuk membangun Koperasi.

Berkoperasi memberikan atau meningkatkan pelayanan/jasa-jasa kepada anggota.

Salah satu tujuan utama Koperasi ialah memberikan pelayanan bersama atau jasa-jasa bagi para anggota. Jasa-jasa ini ialah jasa-jasa yang sebelumnya tidak pernah diperoleh. Jika kita ambil contoh diatas maka sebelum bersatu dalam Koperasi para petani belum pernah mengalami pelayanan pembelian pupuk secara bersama-sama, bahkan dengan melalui Koperasi pupuk dapat diterima oleh petani dipematang sawah. Disini petani tak perlu bersusah payah pergi kekota mencari pupuk dengan harga jual mahal. Dengan penjualan melalui Koperasi juga Koperasi menikmati jasa Koperasi karena Koperasi dapat menjualnya dengan harga yang lebih tinggi, juga melalui Koperasi petani tak perlu bersusah payah memikul hasil pertanaiannya melainkan dengan jasa-jasa usaha-usaha Koperasi sayur-mayur itu dalam jumlah besar dapat diangkut sekaligus ke kota. Semua jasa-jasa pelayanan ini dicapai berkat bersatunya petani dalam Koperasi tadi. Contoh lain misalnya Koperasi Simpan Pinjam. Koperasi ini dapat memberikan pinjaman kepada

anggotanya dengan bunga pinjaman yang lebih rendah dibandingkan dengan bunga pinjaman yang dipungut oleh pelepas uang atau lintah darat. Selain itu lazimnya Koperasi simpan pinjam dapat memberikan pelayanan tambahan (extra) bagi peminjam uang yakni saran-saran bagaimanakah menggunakanuang dengan sehemathematnyadan untuk tujuan-tujuan yang berguna dan produktif. Jadi membangun Koperasi sangat praktis dan memberikan pelayanan tambahan bagi para anggota dari sebelumnya.

Berkoperasi membuka kesempatan bagi orang yang terbatas kemampuan ekonominya

ikut bergabung dalam badan usaha. Untuk masuk badan usaha perseroan atau firma orang harus mempunyai modal yang cukup besar, karena usaha ini biasanya dilakukan oleh orang-orang tertentu yang jumlahnya ditentukan terbatas oleh kemampuan modal untuk mencapai laba sebesar-besarnya. Sebaliknya dalam Koperasi bagi orang-orang yang hanya sekedar mempunyai uang beberapa rupiah saja asal memenuhi ketentuan jumlah uang simpanan pokok ia langsung dapat menyetorkannya untuk pembayaran simpanan pokok itu dan langsung ia menjadi anggota Koperasi dengan hak-hak yang sama dengan anggota-anggota lainnya. Tentu saja kemudian ia harus pula mentaati ketentuan yang sudah ditentukan dalam rapat anggota Koperasi itu. Misalnya memenuhi kewajiban membayar uang simpanan wajib tiap bulan dan seterusnya. Orang yang bermodal kecil inipun dengan sendirinya dapat diangkat harag diri pribadinya karena sekarang ia ikut serta memiliki perkumpulan Koperasi dan ia berhak ikut serta menentukan jalannya Koperasi bersam-sama dengan anggota-anggota yang lain dalam rapat anggota. Bagi orang-orang yang praktis baginya untuk ikut aktif dalam kegiatan ekonomi bersama-sama dengan teman-teman atau orang-orang yang senasib dalam hidupnya. Turut sertanya orang-orang yang terbatas kemampuan ekonominya dalam badan-badan usaha Koperasi akan menyertakan golongan masyarakat ini ikut serta aktif dalam pembangunan

ekonomi neheri.

Sumber : https://busbagus.co.id/