Jenis-jenis Penelitian Deskriptif

Jenis-jenis Penelitian Deskriptif

Jenis-jenis Penelitian Deskriptif

Jenis-jenis Penelitian Deskriptif
Jenis-jenis Penelitian Deskriptif

Ditinjau dari segi masalah yang diselidiki, teknik dan alat yang digunakan dalam meneliti, serta tempat dan waktu, penelitian ini dapat dibagi atas beberapa jenis, yaitu:

  • Metode survei,

  • Metode deskriptif berkesinambungan (continuity descriptive),

  • Penelitian studi kasus

  • Penelitian analisis pekerjaan dan aktivitas,

  • Penelitian tindakan (action research),

  • Peneltian perpustakaan dan dokumenter.

2.5 Kriteria Pokok Metode Deskriptif

Metode deskriptif mempunyai beberapa kriteria pokok, yang dapat dibagi atas kriteria umum dan khusus. Kriteria tersebut sebagai berikut:

  1. kriteria umum

    • Masalah yang dirumuskan harus patut, ada nilai ilmiah serta tidak terlalu luas.

    • Tujuan penelitian harus dinyatakan dengan tegas dan tidak terlalu umum

    • Data yang digunakan harus fakta-fakta yang terpercaya dan bukan merupakan opini.

    • Standar yang digunakan untuk membuat perbandingan harus mempunyai validitas.

    • Harus ada deskripsi yang terang tentang tempat serta waktu penelitian dilakukan.

    • Hasil penelitian harus berisi secara detail yang digunakan, baik dalam mengumpulkan data maupun dalam menganalisis data serta serta study kepustakaan yang dilakukan. Deduksi logis harus jelas hubungannya dengan kerangka teoritis yang digunakan jika kerangka teoritis untukitu telah dikembangkan.

  2. Kriteria Khusus

    • Prinsip-prinsip ataupun data yang digunakan dinyatakan dalam nilai (value).

    • Fakta-fakta atupun prinsip-prinsip yang digunakan adalah mengenai masalah status

    • Sifat penelitian adalah ex post facto, karena itu, tidak ada kontrol terhadap variabel, dan peneliti tidak mengadakan pengaturan atau manupulasi terhadap variabel. Variabel dilihat sebagaimana adanya.

Baca Juga :