Ini 4 Tuntutan Guru Honorer Jabar

Ini 4 Tuntutan Guru Honorer Jabar

Ini 4 Tuntutan Guru Honorer Jabar

Ini 4 Tuntutan Guru Honorer Jabar
Ini 4 Tuntutan Guru Honorer Jabar

Sejumlah guru honor dari Forum Honorer Tenaga Administrasi Sekolah (FHTAS)

, Forum Tenaga Honorer Sekolah (FTHS) dan Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Jawa Barat mendatangi kantor DPRD Provinsi Jawa Barat pada Jumat

Tujuan mereka lakukan adalah ingin menyampaikan tuntutan kepada pemerintah melalui DPRD Jawa Barat yang bertepatan dengan peringatan hari guru sedunia.

“Guru harus diberdayakan sebagai langkah penting menuju pendidikan yang berkualitas dan masyarakat yang berkepentingan. Namun kondisi guru di Indonesia khususnya guru honorer saat ini masih memprihatinkan,” ucap Gugum, salah satu guru honorer, Jumat (05/10).

Adapun tuntutan yang disampaikan kepada Pemerintah, Pemerintah Provinsi Jabar,

dan Pemerintah Kota/Kabupaten se-Jawa Barat sebagai berikut:

1. Angka tenaga guru honorer dan tenaga administrasi sekolah menjadi CPNS dengan merevisi UU nomor 5 tahun 2014 ASN dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) nomor 36 tahun 2018 dengan maksimal peserta seleksi CPNS berusia 45 tahun.

2. Jika tidak bisa mengikuti CPNS untuk guru honorer yang mengajar di sekolah negeri diberikan SK status guru honorer tetap daerah, sehingga dapat diikut sertakan sertifikasi guru

3. Bagi guru dan tenaga administrasi sekolah yang tidak lolos menjadi CPNS

diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan memprioritaskan usia yang lebih tua.

4. Bagi guru dan tenaga administrasi sekolah honorer diberikan gaji dari Pemda/Sekolah/Yayasan sesuai dengan UMP/UMK sekurang-kurangnya pada APBD tahun 2019.

Gugum berharap, apa yang menjadi tuntutannya ini untuk menjadi perhatian Pemerintah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kota/Kabupaten

 

Sumber :

https://thesrirachacookbook.com/awal-kehancuran-kerajaan-aceh/