Guru Tampar Murid, Menteri Yohana Ingatkan UU Perlindungan Anak

Guru Tampar Murid, Menteri Yohana Ingatkan UU Perlindungan Anak

Guru Tampar Murid, Menteri Yohana Ingatkan UU Perlindungan Anak

Guru Tampar Murid, Menteri Yohana Ingatkan UU Perlindungan Anak
Guru Tampar Murid, Menteri Yohana Ingatkan UU Perlindungan Anak

 

Sidang lanjutan kasus Ijazah Palsu

yang diterbitkan Sekolah Tinggi Teologi Arastamar (STT) Setia dengan terdakwa Mathius Mangentang dan Ernawati Simbolon digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu 18 April 2018.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Handri menghadirkan dua orang saksi kehadapan Majelis Hakim Antonius Simbolon dari Kemenristekdikti, yakni Kasubbag Advokasi Hukum, Rina Rahmawati dan Kasi Pengendalian dan Pembinaan Kelembagaan, Gede Githa.

Saksi Rina Rahmawati menjelaskan, bahwa Sekolah Tinggi Teologi Arastamar (STT) Setia izin pendiriannya dari Kementerian Agama (Kemenag) dan pembinaannya dari Kemenag bukan dari Dikti.

Karena dia (STT Setia) kan prodi Pendidikan

Agama Kristen (PAK) jadi untuk kewenangannya di Kementerian Agama tetapi kalau prodi umum baru Dikti,” ujar Rina dalam siaran pers, Jumat (20/4/2018).

Lanjutnya, namun pada 2011 ada pengaduan dari masyarakat makanya kita melakukan peneguran terhadap STT Setia tidak boleh melakukan penyelenggaran PGSD karena tidak berizin.

“Ada semacam sanksi administrasi yang di keluarkan Dikbud waktu itu untuk STT Arastamar,” imbuh Rina.

Namun Dikti memberikan izin sanksi administrasi

dengan syarat yang disebutkan tadi di persidangan. “Kita memberikan peluang kepada STT Arastamar mengajukan izin pendirian dan kami mengeluarkan SK Tahun 2013 atas izin pendirian STKIP Arastamar dan salah satunya adanya prodi PGSD,” kata Rina.

Kemudian tahun 2015 kemungkinan ada konflik di Internalnya, maka Yayasan Bina Setia sendiri mengajukan pembatalan SK tersebut karena Yayasan terasebut ingin bubar,” tambahnya.

Sidang hari ini merupakan sidang kesepuluh. Namun situasi mulai memanas usai persidangan, pihak keluarga korban yang turut hadir dalam sidang tersebut mengamuk.

 

Sumber :

https://bandarlampungkota.go.id/blog/tumbuhan-paku-pengertian-dan-jenisnya/