Dongeng Rangsang Kecintaan Anak Pada Literasi

Dongeng Rangsang Kecintaan Anak Pada Literasi

Dongeng Rangsang Kecintaan Anak Pada Literasi

Dongeng Rangsang Kecintaan Anak Pada Literasi
Dongeng Rangsang Kecintaan Anak Pada Literasi

Pemerintah provinsi Jawa Barat melalui Bunda literasi, Atalia Praratya mendorong

peningkatan literasi kepada anak. Sebab, literasi sebagai upaya dalam meningkatkan sumber daya manusia.

”Kami di Jabar ini menganggap literasi ini sangat penting sekali. Saya sebagai bunda literasi Jabar mendukung dan mendorong sampai kita melaksanakan program literasi keliling, setiap satu bulan sekali kita keliling kota kabupaten untuk menyebarluaskan virus literasi ini,” papar Atalia di Book Park 2019 di Cihampelas Walk, Minggu (8/9).

Selain berupaya meningkatkan budaya literasi dan mendekatkan masyarakat dengan buku, pihaknya juga mendorong orangtua unuk mendongeng kepada anak.

”Kami mengupayakan masyarakat untuk lebih dekat lagi dengan buku dan mendongeng.

Untuk menyemarakkannya, kami melaksanakan lomba mendongeng se-Jabar,” ucapnya.

”Sudah beres sudah ada juaranya dan ternyata anak-anak ini luar biasa, mereka bisa mendongeng dengan baik karena dididik oleh ortunya dengan mendongeng secara baik,” sambungnya.

Atalia berharap, kegiatan tersebut dapat mengokohkan pondasi kepada anak untuk mencintai literasi. Dengan begitu, ke depan akan terbentuk generasi pembelajar yang gemar membaca,” ujarnya.

Atalia berpesan, ada baiknya orang tua untuk segera mendorong anaknya mendekatkan diri pada literasi.

Salah satu caranya mengunjungi perpustakaan atau toko buku dan mendongeng.

”Yang terbaik tentu memperkenalkan buku kepada anak sejak dini, jika orang tua gemar membaca maka anakpun akan gemar membaca. Dan mulai dari mendongeng, lalu mengajak anak ke perpus, atau ke toko buku atau membuat sudut baca di rumah, jadi bagaimanapun pembelajaran itu diawali dari rumah,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat Dinny Resmiati berharap, dengan adanya Book Park 2019 ini akan meningkatkan lahirnya penulis baru dan masyarakat dapat merasakan kehadiran perpustakaan.

”Dengan adanya Book Park ini tentu saja akan lebih banyak lahir penulis-penulis baru seperti harapan bapak gubernur dan bunda literasi. Selain itu juga diharapkan keberadaan perpustakaan semakin dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Dinny.

 

Sumber :

https://rollingstone.co.id/