Contoh Kerangka Berpikir 5/5 (1)

Posted on

Banyak orang yang melakukan penelitian tetapi masih bingun memahami aspek dari kerangka berpikir penelitian kualitatif, nah berikut ini saya akan men contoh kerangka berpikir dalam bentuk Tekstual dan cara pembuatannya.

Kerangka Berpikir Penelitian Kualitatif

Kerangka berpikir sering dipakai penulis untuk menolong menuntaskan tulisannya. Bukan hanya tulisan buku atau artikel. Bahkan juga tulisan yang karakternya riset juga. Kemungkinan Anda belum juga mengenali lebih dekat mengenai materi ini?

Nach, kesempatan ini akan mengulas pemahaman dan contoh kerangka berpikir. Tidak lupa akan disentil bagaimanakah cara membuat. Siapa tahu menolong Anda yang ingin coba memakai dan rasakan faedahnya. Langsung, berikut penjelasannya.

Pemahaman Rangka Memikir Menurut Beberapa Pakar

Dilihat dari pengertiannya, topik ini mempunyai sudut pandang berbagai macam. Bergantung dari siapakah yang mendefinisikan. Tetapi yang pasti, pada dasarnya bermakna yang serupa. Berikut pengertiannya menurut beberapa pakar.

contoh kerangka berpikir
contoh kerangka berpikir

1. Polancik

Menurut Polancik (2009) rangka berpikir disimpulkan sebagai grafik yang berperanan sebagai jalur nalar klasifikasi topik yang bakal dicatat. Polancik tempatkan ini untuk kebutuhan riset. Di mana kerangka berpikir itu dibikin berdasar pertanyaan riset. pertanyaan itu yang memvisualisasikan himpunan, ide atau mempresentasikan jalinan di antara beberapa ide.

2. Sugiyono

Berlainan dengan opini Sugiyono, yang mendeskripsikan kerangka berpikir sebagai mode konseptual yang digunakan sebagai teori yang ada hubungannya dengan faktor-faktor yang dideteksi sebagai permasalahan penting. Kerangka yang diartikan untuk rangka riset.

Dalam jalankan sebuah riset yang memerlukan kerangka berpikir, alangkah lebih baiknya kalau hal itu sanggup menerangkan secara teoritis. Sekalian bisa juga menerangkan jalinan di antara variable yang diangkat. Jadi periset dapat menerangkan jalinan di antara variable mandiri dan variable dependent.

Baca Juga:  Bokeh Museum No Sensor Video Bokeh Full 2019 China 4000

 

Langkah Membuat Rangka Memikir

Bila awalnya telah memerhatikan beberapa pemahaman beberapa pakar, mungkin Anda ingin tahu bagaimanakah cara membuat dalam riset? Sesungguhnya ada banyak panduan langkah yang dapat dilaksanakan oleh siapa saja. Ingin tahu? Langsung baca ulasannya sebagai ini.

1. Membuat Faktor

Langkah pertama sudah pasti Anda lebih dulu tentukan faktor apa yang bakal diangkat. Bila kebingungan bagaimanakah cara tentukan faktor Anda cukup baca judul yang dibikin. Juga bisa menyaksikan topic yang bakal diangkat. Selanjutnya dari hal itu, baru ditetapkan variable-variabel dapat ditetapkan.

2. Kumpulkan Rujukan

Langkah setelah itu kumpulkan rujukan. Rujukan banyak menolong penulis dalam memperoleh gagasan, ide, dan membuka sudut pandang. Dari segi pemikiran juga makin lebih luas. Tentukan rujukan yang berkaitan dengan topic atau topik yang diangkat. Wujud Rujukan dapat berbentuk hasil riset seperti jurnal atau kreasi ilmiah. Juga bisa berupa buku bacaan. Terhitung buku kamus, atau hasil skripsi, tesis, informasi di tv atau di media massa.

3. Menggambarkan Riset

Adapun cara lain, yakni lakukan deskripsi teori. Teori bisa diambil dari sumber rujukan yang telah dihimpun. Karena konteksnya ialah riset, karena itu deskripsi memerhatikan penyeleksian bahasa. Tentukan bahasa yang baku, benar dan baik. Karena ditujukan untuk kelompok akademis, karena itu bahasa dapat memakai bahasa ilmiah.

Akan berlainan narasi bila rangka berpikir dipakai untuk penulisan buku populer. Karena itu pemakaian bahasa dapat menyesuai segmentasi pasar. Bila segmentasi pasar ialah beberapa orang muda, karena itu Anda dapat memakai bahasa gaul, bahasa non resmi. Berlaku kebalikannya. Bila segmentasinya ialah instansi pengajaran, karena itu pemakaian bahasa memakai bahasa baku.

4. Ulasan Teori Berdasar Hasil Riset

Di ulasan teori, Anda dituntut cermat dan analitis. Karena Anda bukan hanya tuliskan teori-teori dari bermacam hasil rujukan. Tapi Anda pun perlu lakukan riset secara dalam. Di mana teori yang diambil cukup garis besar dan benang merahnya saja. Adakah keterikatan atau mungkin tidak.

Baca Juga:  Video Bokeh museum Vina Garut Twitter no sensor mp3 alfie

Bila semua dipandang cukup, cara seterusnya Anda dapat lakukan riset dan komparasi. Misalkan, anda dapat memperbandingkan teori satu sama yang lain. Selanjutnya anda dapat lakukan riset komparatif mengenai teori hasil dari riset

5. Membuat Ringkasan

Hasil dari riset usai, seterusnya membuat ringkasan. Ringkasan dicatat memakai bahasa yang gampang dimengerti, jelas dan singkat. Jauhi penjelasan yang berbelit-belit. Dalam riset, ada yang disebutkan ringkasan sementara, nach ringkasan sementara berikut yang nanti dibutuhkan pengetesan.

6. Rangka Memikir

Dalam membuat ringkasan sementara, ada jalinan antar faktor, jalinan antar variable berikut yang nanti bisa dipakai sebagai kerangka berpikir. Di mana kerangka berpikir berikut yang arahkan periset untuk bikin pola. Minimal ada dua pola yang bisa Anda pakai, yakni asosiatif dan komparatif.

Nach, itu tahapan-tahapan langkah membuat dapat Anda coba lakukan. Bila konteksnya untuk penulisan buku populer, karena itu ini bisa dibikin lebih simpel dan tidak begitu teoritis.

Beberapa macam Rangka Memikir

Disaksikan dari kerangka berpikir, mempunyai beberapa jenis. Minimal ada tigam jenis, berikut penjelasannya.

1. Rangka Teoritis

Rangka teoritis ialah tipe yang memperjelas mengenai teori yang dipakai untuk dasar sekalian untuk menerangkan peristiwa yang ditelaah.

2. Rangka Operasional

Rangka operasional menerangkan faktor yang diangkat oleh periset berdasar ide yang ditelaah. Biasanya tipe ini kerap dipakai untuk menyaksikan adakah jalinan antar variable satu sama yang lain.

3. Rangka Konseptual

Paling akhir ialah konseptual. Disebutkan rangka konseptual jika ada anggapan teoritis yang nanti teori teoritis ini yang bakal dipakai untuk mengistilahkan object yang ditelaah.

Faedah Rangka Memikir

Kerangka berpikir mempunyai faedah yang banyak. Salah satunya menolong periset untuk tempatkan riset dalam kerangka yang lebih luas. Disamping itu ini menolong periset dalam mengetes rumusan permasalahan.

Walau sebenarnya kita ketahui, rumusan permasalahan tidak bisa dites bila periset tidak paham arah risetnya ke mana. Minimal ini menjawab permasalahan itu. Hingga periset lebih gampang dalam mengetes rumusan permasalahan yang telah diambil secara logis.

Baca Juga:  cara membuat status di wa web

Faedah yang paling akhir ialah mempermudah periset mendapati ide. Sudah pasti ide yang diartikan ialah ide yang dipakai untuk permasalahan riset yang bakal dikerjakan di atas lapangan.

Mungkin Anda masih bimbang, sesungguhnya rangka pertimbangan berupa apa sich? Sesungguhnya disaksikan dari memiliki bentuk, berisi teori dasar yang nanti dipakai untuk riset. Menolong juga saat menentukan atau tentukan mode.

Bahkan juga, rangka pertimbangan juga bisa berisi mengenai hasil riset semacam yang pernah dilaksanakan oleh seseorang. Perbedaannya, periset dan risetnya bertanggungjawab untuk menyaksikan apa faktor yang masih belum habis dicermati dari riset-penelitian awalnya.

contoh kerangka berpikir

Sesungguhnya wujud kerangka berpikir mempunyai wujud yang berbeda. Bergantung dari kemauan, hasrat dan dari tiap-tiap orang. Ada yang dibikin memakai gambar seperti mapping map, ada yang dibikin dengan bagan, ada pula yang dibikin dengan seperti membuat daftar isi. Nach, berikut sejumlah misalnya.

Menyaksikan contoh-contoh dan mode di atas, Minimal Anda telah mempunyai kisah bagaimana Anda dapat membuat. Anda juga bisa juga membuat sesuai kreasi Anda. Kerangka berpikir tidak harus semacam itu, karena contoh di atas cuma untuk tutorial supaya tulisan kita masih terukur dan tidak meleset jauh.

Bahkan juga Anda pun masih dapat mengaplikasikan ini untuk hal-hal lain kecuali di dunia penulisan. Misalkan bisa dipakai untuk bikin jadwal acara, atau juga bisa diaplikasikan untuk bikin gagasan hidup 5 tahun mendatang. Jadi ini sesungguhnya lebih fleksibel dalam pemakaian. Bergantung keperluan.

Mudah-mudahan dengan sedikit ulasan ini memberikan faedah dan selamat mempraktikkan. Buat Anda yang setiap menulis tak pernah memakai kerangka berpikir, mulai saat ini bisa dicoba.

Sumber : Contoh Kerangka Berpikir Penelitian Kualitatif

https://sumateradeadline.co.id/1000-kata-baku-dan-tidak-baku/

Please rate this