Cara Budidaya Tanaman Hias Bunga Potong

Cara Budidaya Tanaman Hias Bunga Potong – Jika anda penyuka tanaman hias, pasti tahu budidaya tumbuhan hias ialah usaha pengembangan dalam memanfaatkan media tumbuhan. Yang anda ketahui ketika ini, budidaya tumbuhan cukup tidak sedikit macamnya, diantaranya ialah semua jenis tumbuhan yang memiliki format dan kesan estetis dan sengaja di tanam dengan maksud destinasi tertentu. Namun guna pemanfaatnya, tumbuhan hias ini tidak melulu terpaku pada bunga saja, tapi merangkum buah, tangkai atau ranting dan buah yang bisa menjadi hal keindahan tumbuhan hias kedepannya.

Di bawah ini kita mengupayakan sedikit menyerahkan informasi terutama dalam pengembangan teknik membudidayakan taman hias dengan memakai teknik potong. Karena sebagai misal penanamannya anda mencontoh pada di antara tanaman hias yakni bunga potong.

Pembuatan Lubang Tanam

Salah satu misal dari tumbuhan bunga potong ialah bunga krisan. Yaitu suatu tanaman yang bisa dibudidayakan secara monokultur. Pada tadinya kamu dituntut terlebih dahulu menciptakan lubang tumbuhan dengan jarak diameternya 10 cm x 10 cm, 20 cm x 20 cm, dengan teknik ditugal. Waktu tanam yang baik antara pagi atau senja hari, kamu dapat melihat pada masa panennya juga, seringkali disesuaikan pada masa-masa panen tiba yakni pada hari-hari besar.

Pupuk Dasar

Untuk bunga hias ini anda memerlukan Furadan 3G sejumlah 6-10 butir per masing-masing lubangnya. Pada ketika penuangan, pupuk dicampurkan dengan sejumlah macam gabungan pupuk diantaranya pupuk ZA 75 grm diperbanyak TSP 75 grm diperbanyak KCl 25 grm (3:3:1)/m2 luas tanam, usahakan pada ketika merata diserahkan merata pada tanah dengan seraya diaduk.

Cara Penanaman

Ambilah satu persatu bibit pada wadah penampung. Urug dengan tanah tipis agar perakaran pada bibit krisna tidak langsung terpapar furadan 3G. Mulailah tanamkan bibit krisna satu persatu pada lubang yang sudah disiapkan tadi pada ke dalaman 1-2 cm dengan terus memadatkan tanah secara perlahan dekat dengan batang bibit. Setelah tersebut siramlah dengan air dengan memasang naungan dalam dari sungkup plastik yang tidak banyak transparan.

Teknik Penanaman guna Memperpendek Batang

Cara penanaman ini lumayan dilakukan sama pada bunga potong biasa, namun tetap dengan menambahkan tidak banyak cahaya supaya tangkai bisa lebih gampang dipendekkan saat melakukan pemotongan pada batang bunga.

Pengaturan dan Penambahan Cahaya
Dalam urusan ini lumayan sampai pada batas tertentu dengan elevasi yang telah ditentukan. Misal bila inginkan bunga krisan ini bertangkai 70 cm, maka anda tinggal menambahkan tidak banyak cahaya pada elevasi 50-60, andai lewat maka ;ampu mesti di matikan.

Untuk penataan dan peningkatan cahaya yaitu dapat menggunakan pola byarpet, sebuah penyinaran malam yang tidak dipedulikan selama 5 menit kemudian dimatikan sekitar 1 menit.Hal ini terus dilaksanakan secara berulang-ulang sampai mencapai 30 menit. Adapun teknik lain pada penataan dan peningkatan cahaya ialah dengan memasang lampu TL pada tengah malam selama pukul 22.30-01.00.

Pemupukan

Waktu pemupukan sendiri dibuka pada usia 1 bulan sesudah bibit ditanam, lantas diulang secara continue sekitar seminggu sekali sampai terakhir hingga sebulan sekali. Untuk takaran dan jenis pupuk yang diserahkan pada fase vegetatif yakni pupuk Urea 200 gram diperbanyak ZA 200 gram diperbanyak KNO3 100 gram per m2 luas lahan. Sedangkan pada fase Generatif dengan pupuk Urea 10 gram yang diperbanyak TSP 10 gram dan KNO3 25 gram per m2 luas lahan, dan teknik pemberiannya dengan teknik disebarkan dalam lubang ditugal samping kiri dan samping kanan.

Sumber: https://is.gd/xduBKC