Bukan Keluarga Adobe, Ini 5 Aplikasi Pengolah Gambar Populer di Linux

Bukan Keluarga Adobe, Ini 5 Aplikasi Pengolah Gambar Populer di Linux

Bukan Keluarga Adobe, Ini 5 Aplikasi Pengolah Gambar Populer di Linux

 

Bukan Keluarga Adobe, Ini 5 Aplikasi Pengolah Gambar Populer di Linux
Bukan Keluarga Adobe, Ini 5 Aplikasi Pengolah Gambar Populer di Linux

Ada sebagian orang yang masih menganggap bahwa pengguna linux adalah orang-orang “gila komputer” yang hanya menggunakan terminal ketika menggunakan komputernya. Padahal, tidak semua pengguna linux begitu. Faktanya, para pengguna linux juga manusia biasa yang masih butuh aplikasi-aplikasi lainnya selain terminal.

Pengguna linux juga masih butuh aplikasi pengolah dokumen, browser, dan aplikasi-aplikasi produktivitas lainnya seperti pengolah gambar. Omong-omong soal aplikasi pengolah gambar, ada 5 aplikasi yang populer digunakan oleh pengguna linux.

Apa saja itu?

Inkscape

Ini adalah salah satu aplikasi favorit saya di linux. Bahkan bisa dibilang salah satu aplikasi wajib yang harus ada di

laptop. Kalau kamu menggunakan Windows, mungkin fungsinya mirip dengan Adobe Illustrator.

Bahkan sebagian besar gambar-gambar yang saya gunakan di artikel-artikel Ngonoo saya edit menggunakan Inkscape. Mulai dari menggabungkan beberapa screenshot menjadi satu, sampai dengan memberikan tanda panah dan bulatan-bulatan di gambar.

Darktable

Darktable adalah aplikasi pengolah gambar / foto yang dikhususkan untuk fotografer. Darktable mampu mengedit foto tanpa menurunkan kualitasnya.

Darktable bisa kamu gunakan untuk mengedit warna, gelap/terang, dan semacamnya. Pokoknya aplikasi ini tidak kalah dengan aplikasi-aplikasi berbayar.

Krita

 

Krita adalah salah satu aplikasi tercanggih yang pernah saya temui di linux. Fiturnya sangat lengkap. Kamu bisa

membuat gambar-gambar indah dengan Krita.

Kalau kamu ingin melihat kemampuan Krita, coba saja cari hasil karya para seniman yang menggunakan Krita di DeviantArt.

RAW Therapee

RAW Therapee punya fitur-fitur yang memungkinkan kamu untuk mengedit warna, ketajaman foto, dan membersihkan foto-foto berekstensi RAW.

Aplikasi ini sangat cocok digunakan untuk para fotografer yang bekerja dengan menggunakan linux di laptopnya.

GIMP

Aplikasi ini sangat populer dikalangan pengguna linux untuk mengedit gambar. Bahkan, GIMP sering dijuluki

“Photoshopnya Linux”. Padahal GIMP tidak hanya bisa di install di linux, Windows dan macOS pun dapat menggunakan GIMP.

Walaupun fiturnya belum selengkap Photoshop, namun jika kamu benar-benar bisa menguasai aplikasi ini, kamu tetap bisa membuat efek-efek manipulasi foto yang indah.

Itu dia 5 aplikasi pengolah gambar paling populer di linux. Kamu sudah pernah pakai?

Baca Juga: