APA DAN BAGAIMANA “ASD” ITU

APA DAN BAGAIMANA “ASD” ITU

APA DAN BAGAIMANA “ASD” ITU !?

APA DAN BAGAIMANA “ASD” ITU
APA DAN BAGAIMANA “ASD” ITU

Bagaimana mengenali gejalanya?
Orangtua adalah orang pertama yang paling tahu tentang anaknya. Jika orangtua mencurigai adanya sesuatu yang salah, mungkin saja benar. Tapi ada beberapa kesulitan antara lain:

Mencari tahu apa masalahnya.
Sebesar apa masalah ini (tingkat keseriusan)
Ke mana mereka mencari bantuan (mengecek kekhawatiran)
Apakah autisme itu?

ASD atau gangguan spektrum autisme adalah gangguan perkembangan yang secara umum tampak di tiga tahun pertama kehidupan anak. Autisme menyebabkan kemampuan bahasa, bermain, kesadaran diri, sosial, dan penyesuaian diri anak tidak berfungsi dengan baik. Penyebabnya belum diketahui dengan pasti, tapi beberapa pendapat menunjuk pada penyebab fisiologis seperti kelainan syaraf pada beberapa daerah di otak.

Perkiraan terakhir ASD termasuk semua spektrumnya didiagnosa 2-7 anak per-1000 kelahiran. Dan 10 persen berada di tingkat keparahan ini bergantung pada penelitian mana yang kita baca dan di negara mana penelitian itu diadakan. Perbandingannya 4:1 anak laki-laki lebih banyak. Secara garis besar bisa diamati bagian mana pada anak?

Komunikasi dan bahasa
Sosialisasi
Persepsi
Tingkah laku
Petunjuk sederhana perbedaan itu

Sosialisasi adalah bagaimana anak berhubungan dengan orang lain. Berdasarkan pengalaman kami, anak-anak ASD sulit memahami pikiran dan memiliki pandangan berbeda dengan anak lain pada umumnya. Perbedaan ini dapat kami amati pada hal-hal di bawah ini:

Tidak adanya kontak mata.
Kurang/tidak menggunakan sikap tubuh dan ekspresi wajah dalam berkomunikasi.
Tidak mampu bermain dengan anak lain dan berteman.
Kurang berbagi dan saling bergantian.
Kurang memahami emosi orang lain dan menyayangi (contoh: bersikap yang benar saat orang lain merasa kesal).
Berbagi kegairahan dan kesenangan dengan yang lain (kolektif dan referensi).
Kesulitan bahasa, komunikasi dan gangguan imajinasi merupakan aspek utama dan termasuk di dalamnya:

Keterlambatan perkembangan bahasa dengan beberapa usaha untuk mengomunikasikan dan kompensasi dengan sikap tubuh.
Untuk anak-anak dengan perkembangan bahasa yang lebih baik (normal) ada masalah di:

memulai dan mempertahankan percakapan
masalah bahasa abstrak dan tendensi membawa semua hal menjadi hal yang fakta.

bahasa yang tak biasa, aneh atau penggunaan berulang.
Keterlambatan dalam memperoleh keterampilan pura-pura (kemampuan imajinasi yang fleksibel).
Ada beberapa tingkah laku aneh/tidak biasa, berulang yang berhubungan dengan anak tidak memahami subtansi atau esensi sebuah situasi.

Contoh:

  • Anak terpaku secara intens.
  • Terpaku pada hal-hal yang tidak biasa.
  • Terpaku secara sensori, terpaku dengan pola atau gerakan-gerakan objek.
  • Rutinitas yang intens/kumulatif dan bermasalah menghadapi rutinitas.

Perlu Diperhatikan

  • Tidak ada ciri tetap maupun pola yang sama pada setiap anak.
  • Tidak ada umur tertentu gejala mulai dilihat.
  • Cirinya bervariasi contohnya, Anak A mungkin menghindari kontak mata, tapi anak B menghindari tidak semua kontak mata.
  • Jika anak anda memiliki beberapa ciri yang sama bukan berarti ASD
  • Pengasuhan yang buruk bukan pencetus ASD.
  • Autisme tidak dapat dideteksi sejak lahir, ini bukan kendala
  • biologis, tidak ada tes darah untuk mendeteksi saat anak baru lahir

Baca Juga :