11 Siswa Jawa Barat Ikuti Parlemen Remaja 2018

11 Siswa Jawa Barat Ikuti Parlemen Remaja 2018

11 Siswa Jawa Barat Ikuti Parlemen Remaja 2018

11 Siswa Jawa Barat Ikuti Parlemen Remaja 2018
11 Siswa Jawa Barat Ikuti Parlemen Remaja 2018

Guna membekali literasi politik bagi siswa, Sekretatiat Jendral dan Badan Keahlian

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (SETJEN dan BK-DPR RI) selenggarakan kegiatan Parlemen Remaja Tingkat SMA/SMK/MA Tahun 2018. Dengan tema “Pemuda di PersimpanganTeknologi Informasi”, acara yang dilaksanakan pada 17-22 September 2018 di Wisma Kopo DPR – Cisarua dan Gedung DPR RI Jakarta ini tersebut diikuti oleh 124 siswa terpilih se-Indonesia dari total 3814 pendaftar.

Sebelas siswa diantaranya berasal dari provinsi Jawa Barat. Sebelas siswa tersebut yakni Ilham Cahya Ramadhan (SMKN 1 Cimahi), Muhammad Izzudin ( MA Khusnul Khotimah), Ghelby Muhammad Faid (SMA Negeri 1 Garut), Aldis Moch Sajawandi (SMAN 1 Cisarua), Alifia Zahratul Ilmi (SMA Negeri 1 Kota Bogor), Lisan Shidqi Zul Fahmi (SMAN 3 Sukabumi), Mualana Ibrohim (SMAN 1 Ciawi Kabupaten Bogor), Hafizha Fatin Rahayu (SMAIT Al-Marjan), Muhammad Taufik, (SMAN 5 Karawang), Mukhamad Adnil Faisal (SMAN 1 Sumber), dan Hafidzusallam (SMA Negeri 1 Subang).

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengatakan, kegiatan ini bertujuan

untuk memberi pemahaman kepada pemuda agar lebih memehami kinerja dewan dan melek politik. “Di tangan generasi muda seperti kalianlah masa depan bangsa ini berada. Saya berharap semua yang mengikuti kegiatan Parlemen Remaja bisa benar-benar menjadi anggota DPR RI di masa mendatang. Pesan saya jika kalian terpilih sebagai anggota dewan, jangan suka membolos dan korupsi,” ujar Bambang dalam keterangan tertulis.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberi banyak materi pembelajaran seputar keparlemenan Indonesia, seperti Relevansi UU ITE Pasca Revisi oleh Anggota Komisi I, Sukamta, Koordinator Wilayah SAFANet, Damar Juniarto dan Dirjen Aplikasi Informatika, Samuel Abrijani Pangerapan. Kemudian materi tentang tugas, fungsi dan mekanisme kerja DPRI RI yang disampaikan oleh Sekjen DPR RI, Indra Iskandar dan Deputi Bidang Persidangan, Damayanti.
Dan materi ‘Remaja di Persimpangan Teknologi Informasi’ oleh Anggota DPR RI, Dede Yusuf, Founder RuangGuru.com, Adamas Belma Syah Devara dan Founder kitabisa.com, Muhammad Alfatih Timur. Setelah pemberian materi, di hari berikutnya mereka melakukan simulasi sidang layaknya anggota DPR RI.

Salah satu peserta, Aldis, mengaku banyak mendapatkan ilmu seputar literasi politik

. “Banyak ilmu yang didepat seputar literasi politik. Dan kita juga jadi tahu apa sih fungsi parlemen itu,” tutur Aldis saat ditemui via daring, 24 September 2018.

Ia juga mengatakan, menjadi penting bagi generasi muda untuk sadar dan mempelajari pentingnya literasi politik.

“Kalau dilihat dari urgensinya sih sangat penting. Karena masih banyak siswa yang awam terhadap lika-liku politik di negeri ini, salah informasi langsung mengubah persepsi siswa tentang ketatanegaraan di Indonesia. Pengetahuan tentang politik yang selama ini dipelajari dalam kurikulum

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/sejarah-lahirnya-pramuka/