PENILAIAN KINERJA PNS

PENILAIAN KINERJA PNS

PENILAIAN KINERJA PNS             Penilaian kinerja Pegawai Negeri Sipil, adalah penilaian secara periodik pelaksanaan pekerjaan seorang Pegawai Negeri Sipil. Tujuan penilaian kinerja adalah untuk mengetahui keberhasilan atau ketidak berhasilan seorang Pegawai Negeri Sipil, dan untuk mengetahui kekurangan-kekurangan dan kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan dalam melaksana-kan tugasnya. Hasil penilaian kinerja digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pembinaan Pegawai Negeri Sipil, antara lain pengangkatan, kenaikan pangkat, pengangkatan dalam jabatan, pendidikan…

Berlakunya Hukuman Disiplin

Berlakunya Hukuman Disiplin

Berlakunya Hukuman Disiplin            Hukuman disiplin ringan berlaku terhitung mulai saat keputusan hukuman disiplin disampaikan oleh pejabat yang berwenang menghukum.             Apabila tidak ada keberatan dari Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan, hukuman disiplin tingkat sedang dan berat berlaku mulai hari ke limabelas sejak penyampaian hukuman disiplin, kecuali hukuman disiplin yang dijatuhkan oleh pimpinan instansi.             Hukuman disiplin berupa “pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai Pegawai Negeri Sipil” dan “pemberhentian tidak dengan…

Penjatuhan Hukuman Disiplin

Penjatuhan Hukuman Disiplin             Tujuan hukuman disiplin adalah untuk memperbaiki dan mendidik Pegawai Negeri Sipil yang melakukan pelanggaran disiplin, oleh sebab itu setiap pejabat yang berwenang menghukum sebelum menjatuhkan hukuman disiplin harus memeriksa lebih dahulu Pegawai Negeri Sipil yang melakukan pelanggaran disiplin. Keberatan Terhadap Hukuman Disiplin             Pegawai Negeri Sipil yang dijatuhi hukuman disiplin dapat mengajukan keberatan atas keputusan hukuman disiplin, kecuali terhadap hukuman disiplin tingkat ringan dan hukuman disiplin berupa “pembebasan…

EKOSISTEM ESTUARI

EKOSISTEM ESTUARI

EKOSISTEM  ESTUARI Estuari (muara) merupakan tempat bersatunya sungai dengan laut. Estuari sering dipagari oleh lempengan lumpur intertidal yang luas atau rawa garam.Salinitas air berubah secara bertahap mulai dari daerah air tawar ke laut. Salinitas ini juga dipengaruhi oleh siklus harian dengan pasang surut aimya. Nutrien dari sungai memperkaya estuari. Komunitas tumbuhan yang hidup di estuari antara lain rumput rawa garam, ganggang, dan fitoplankton. Komunitas hewannya antara lain berbagai cacing, kerang, kepiting,…

Ekosistem Laut

Ekosistem Laut

Ekosistem Laut Indonesia merupakan negara kepulauan mempunyai lebih dari 17.000 pulau yang dikelilingi oleh lautan. Ekosistem laut Indonesia sangat menentukan iklim (suhu, kelembapan, angin), flora dan fauna serta kehidupan penduduk. Luas perairan laut di daerah pesisir dapat dilihat di bawah ini :    Laut : Habitat laut (oseanik) ditandai oleh salinitas (kadar garam) yang tinggi dengan ion CI- mencapai 55% terutama di daerah laut tropik, karena suhunya tinggi dan penguapan…

Ijtima’ dan posisi hilal di atas ufuk

Ijtima’ dan posisi hilal di atas ufuk                  Kelompok ini menganggap bahwa awal bulan kamariah dimulai sejak saat terbenam matahari setelah terjadi ijtimak dan hilal pada saat itu sudah berada di atas ufuk dan 2 macam tersebut itulah yang menjadi acuan penentu awal bulan kamariah.[10] Aliran ijtimak dan posisi hilal di atas ufuk ini kemudian terbagi menjadi tiga bagian.  Masing-masing memberikan interpretasi yang berbeda di atas ufuk.  Perbedaan ini dilandasi 2 masalah,  yakni:[11] (1)  Ufuk/horizon yang dijadikan batas untuk mengukur…

Aliran Ijtimak Semata

Aliran Ijtimak Semata      Aliran ini menetapkan bahwa awal bulan kamariah dimulai ketika terjadi ijtimak (conjunction). Para pengikut aliran ini mengemukakan adagium yang terkenal “ijtima’ al-Nayyiroin ithbatun bayna al-Syahrayni”. Yakni bertemunya dua benda yang bersinar (matahari dan bulan) yang merupakan pemisah diantara dua bulan.  Kriteria awal bula (Newmoon) yang ditetapkan oleh aliran ijtimak semata ini sama sekali tidak memperhatikan rukyah artinya tidak mempermasalahkan hilal dapat terlihat atau tidak.  Dengan artian tidak mempedulikan hilal…

Pasang surut air laut

Pasang surut air laut             Pasang surut air laut adalah gejala fisik berupa naik turunnya permukaan laut yang selalu berulang dengan periode tertentu. Menurut Pariwono (1989), fenomena pasang surut diartikan sebagai naik turunnya muka laut secara berkala akibat adanya gaya tarik benda-benda angkasa terutama matahari dan bulan terhadap massa air di bumi. Sedangkan menurut Dronkers (1964) pasang surut laut merupakan suatu fenomena pergerakan naik turunnya permukaan air laut secara berkala yang…

Perkembangan Salafiyah di Indonesia

Perkembangan Salafiyah di Indonesia Perkembangan salafiyah di Indonesia di awali oleh gerakan-gerakan persatuan islam (persis), atau Muhammadiyah. Gerakan-gerakan lainnya, pada dasarnya juga dianggap sebagai gerakan ulama salaf, tetapi teologinya sudah di pengaruhi oleh pemikiran yang dikenal dengan istilah logika. Sementara itu, para ulama yang menyatakan diri mereka sebagai ulama salaf, mayoritas tidak menggunakan pemikiran dalam membicarakan masalah teologi (ketuhanan). Dalam perkembangan berikutnya, sejarah mencatat bahwa salafiyah tumbuh dan berkembang pula menjadi aliran (mazhab) atau paham golongan, sebagaimana Khawarrij, Mu’tazilah, Maturidiyah,…

 Pemikiran Teori Ibn Hanbal

 Pemikiran Teori Ibn Hanbal a)Tentang ayat-ayat Mutasyabihat Dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an , Ibn Hanbal lebih suka menerapkan pendekatan lafdzi (tekstual) daripada pendekatan ta’wil, terutama yang berkaitan dengan sifat-sifat tuhan dan ayat-ayat Mustasyabihat. Hal itu terbukti ketika ditanya tentang penafsiran “(yaitu) Tuhan yang Maha Pemurah, Yang bersemayam di atas Arsy.”(Q.s. Thaha : 50.) Dalam hal ini Ibn Hanbal menjawab “Bersemayam diatas arasy terserah pada Allah dan bagaimana saja Dia kehendaki dengan…